
Bangun Bisnis dari Nol
Pendirian badan usaha dan perizinanCompany set-up and licensing
← Semua layanan ALLMAR InvestmentAll ALLMAR Investment services
Jawaban singkatShort answer
Pendirian badan usaha dan perizinan adalah layanan ALLMAR Investment.Company set-up and licensing is a service by ALLMAR Investment.
Bisnis baru yang sudah memiliki model dan rencana keuangan perlu wadah hukum yang tepat sebelum menandatangani sewa, merekrut karyawan, atau membuka rekening usaha. Jasa pendirian badan usaha membantu Anda memilih bentuk usaha yang sesuai, menyiapkan dokumen pendirian, dan mengurus perizinan berusaha sampai usaha siap beroperasi secara legal.
Dalam konteks membangun bisnis dari nol, pendirian badan usaha bukan sekadar formalitas. Pilihan bentuk usaha memengaruhi tanggung jawab pribadi pemilik, cara masuknya mitra, kewajiban pajak, dan kemudahan mendapatkan pembiayaan di kemudian hari.
Memilih Bentuk Badan Usaha
Perseroan Terbatas (PT)
PT diatur dalam UU 40/2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah melalui UU 6/2023 tentang Cipta Kerja. PT adalah badan hukum dengan harta yang terpisah dari harta pemegang saham, sehingga tanggung jawab pemegang saham pada prinsipnya terbatas pada saham yang dimiliki. Bentuk ini cocok bagi usaha yang akan melibatkan beberapa investor, mencari pembiayaan, atau bekerja sama dengan perusahaan besar.
PT Perorangan
Sejak berlakunya ketentuan Cipta Kerja, usaha mikro dan kecil dapat mendirikan PT oleh satu orang melalui pernyataan pendirian secara elektronik. Pilihan ini memudahkan pelaku usaha kecil memiliki badan hukum, dengan batasan dan persyaratan tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Persekutuan Komanditer (CV) dan firma
CV dan firma adalah badan usaha yang bukan badan hukum. Pendiriannya relatif sederhana, tetapi sekutu yang mengurus usaha dapat menanggung kewajiban sampai harta pribadi. Bentuk ini masih dipakai untuk usaha keluarga atau usaha dengan skala tertentu.
Usaha dengan modal asing
Bila ada investor asing, badan usaha umumnya harus berbentuk PT penanaman modal asing dengan persyaratan modal dan bidang usaha tertentu. Hal ini perlu diperiksa sejak awal karena memengaruhi struktur kepemilikan.
Perizinan Berusaha Berbasis Risiko
Perizinan berusaha di Indonesia dilakukan melalui sistem OSS berbasis risiko. Ketentuan terbarunya diatur dalam PP 28/2025 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko. Setiap kegiatan usaha diklasifikasikan menurut KBLI dan tingkat risikonya. Usaha berisiko rendah cukup dengan Nomor Induk Berusaha (NIB), sedangkan usaha dengan risiko lebih tinggi memerlukan sertifikat standar atau izin tambahan sesuai sektornya.
Selain izin usaha, bisnis yang memiliki tempat fisik perlu memperhatikan kesesuaian tata ruang dan persetujuan bangunan, yang sering berkaitan dengan pencarian lokasi.
Alur Jasa Pendirian Badan Usaha dan Perizinan
- Konsultasi struktur. Menentukan bentuk badan usaha, komposisi pemilik, besaran modal, dan susunan pengurus.
- Pemeriksaan dan pemesanan nama. Memastikan nama tersedia dan sesuai ketentuan.
- Pemetaan KBLI. Memilih kode kegiatan usaha yang sesuai rencana bisnis, termasuk kegiatan yang mungkin ditambahkan nanti.
- Penyusunan akta pendirian. Melalui notaris untuk PT dan CV, lalu pengesahan atau pendaftaran ke Kementerian Hukum.
- Pendaftaran NPWP badan dan administrasi perpajakan awal.
- Penerbitan NIB di OSS beserta sertifikat standar atau izin yang diperlukan.
- Izin pendukung. Misalnya izin sektor, sertifikasi produk, atau pendaftaran ketenagakerjaan sesuai kegiatan usaha.
Dokumen yang Biasanya Disiapkan
- Identitas para pendiri dan pengurus, seperti KTP dan NPWP.
- Usulan nama badan usaha dan cadangannya.
- Alamat kedudukan usaha beserta bukti penggunaan tempat.
- Rincian modal dan pembagian kepemilikan.
- Uraian kegiatan usaha yang akan dijalankan.
Biaya resmi negara (PNBP) dan biaya notaris dibayar terpisah sesuai ketentuan yang berlaku.
Kesalahan Umum dalam Pendirian Usaha
- Memilih KBLI terlalu sempit sehingga perlu perubahan akta saat usaha berkembang.
- Komposisi saham ditentukan tanpa memikirkan masuknya investor atau mitra di masa depan.
- Alamat usaha tidak sesuai peruntukan tata ruang.
- Menganggap NIB sudah cukup, padahal kegiatan usaha memerlukan izin sektor tambahan.
- Tidak menyusun kesepakatan antar pendiri di luar anggaran dasar.
Kesepakatan Antar Pendiri
Anggaran dasar mengatur hal-hal pokok, tetapi banyak persoalan antar pendiri tidak tercakup di dalamnya. Perjanjian pemegang saham atau kesepakatan pendiri dapat mengatur pembagian peran, mekanisme bila salah satu pendiri keluar, hak beli saham terlebih dahulu, dan cara mengambil keputusan penting. Menyusunnya di awal, ketika hubungan masih baik, jauh lebih mudah daripada saat sudah terjadi perbedaan pendapat.
Waktu dan Faktor Biaya
Pendirian badan usaha dengan dokumen lengkap dapat berjalan relatif cepat, sedangkan perizinan sektor bergantung pada tingkat risiko dan instansi terkait. Biaya jasa dipengaruhi bentuk badan usaha, jumlah KBLI, kebutuhan izin sektor, dan apakah ada unsur modal asing.
Bila Anda sedang membangun bisnis baru dan ingin wadah hukumnya disiapkan dengan benar sejak awal, tim ALLMAR Law & Investment (bagian Investasi) dapat membantu memilih bentuk usaha, menyiapkan dokumen, dan mendampingi pengurusan perizinannya.
Once you know what business you want to run, the next step is a legal vehicle and the licences to operate. Company setup in Indonesia for foreign investors usually means establishing a PT PMA, a limited liability company with foreign shareholding, and obtaining a business identification number and the licences linked to your activities. The process is far more digital than it used to be, but decisions made at the start, such as business codes and capital structure, are hard to change later.
This article walks through the main stages and how the ALLMAR Law & Investment team supports you through each one.
The legal framework
Limited liability companies are governed by Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies, as amended by Law No. 6 of 2023 on Job Creation. Foreign investment is governed by Law No. 25 of 2007 on Investment. Business licensing follows the risk-based approach, now regulated under Government Regulation No. 28 of 2025, and is processed through the OSS (Online Single Submission) system. Foreign-owned companies must also meet minimum investment and capital requirements set by the investment authority.
Key decisions before company setup in Indonesia
- Business activities (KBLI): each activity needs the correct five-digit code. The codes decide whether foreign ownership is allowed, which licences apply and the risk level.
- Shareholders: a PT needs at least two shareholders, who may be individuals or companies.
- Capital: authorised, issued and paid-up capital, structured to meet the rules and your funding plan.
- Management: at least one director and one commissioner. Foreign directors who will work in Indonesia need the appropriate work and stay permits.
- Company name: it must follow naming rules and be available for reservation.
- Domicile: a registered address that matches zoning rules for your activities.
The main steps
- Name reservation. The company name is checked and reserved through the Ministry of Law's system.
- Deed of establishment. A notary prepares and signs the deed containing the articles of association. Foreign shareholders can sign in person or through a power of attorney, often with legalisation or apostille requirements.
- Ministry approval. The notary submits the deed for the Ministry's legalisation decree, which gives the company legal entity status.
- Tax registration. The company obtains its tax identification number.
- NIB through OSS. The business identification number is issued through OSS and acts as the company's main business registration.
- Risk-based licences. Depending on the risk level of each activity, you may need a certificate of standards or a licence, sometimes with technical approvals from the relevant ministry or local government.
- Bank account and capital deposit. The company opens a bank account and the shareholders pay in capital according to the plan.
After the company is set up
Setup is not the end of compliance. A PT PMA must submit periodic investment activity reports (LKPM) through OSS, keep accounting records, file tax returns, register employees for BPJS social security and hold annual shareholder meetings. If foreign staff will work in the company, the work permit process (RPTKA) and stay permits (KITAS) must be handled before they start work.
Common mistakes
- Choosing KBLI codes that do not match the real activity, causing licensing problems later.
- Registering at an address that is not zoned for the business.
- Using nominee shareholders to bypass ownership limits, which can make arrangements void and expose you to serious risk.
- Assuming the NIB alone allows all activities, when further licences are needed.
- Forgetting to file LKPM reports.
Timeline and cost factors
A straightforward PT PMA can often be established within a few weeks once documents are ready, while licences for higher-risk activities can take considerably longer. The service fee depends on the number of shareholders, the complexity of the activities, document legalisation needs and the licences involved. Government fees (PNBP) are paid separately according to the applicable rules.
If you are ready to establish your business in Indonesia, the ALLMAR Law & Investment team can guide your company setup from the first structuring decisions through licensing and early compliance.
Pertanyaan umumFAQ
Lebih baik mendirikan PT atau CV untuk usaha baru?
PT memberi pemisahan harta dan lebih mudah menerima investor, sedangkan CV lebih sederhana tetapi sekutu pengurus dapat menanggung kewajiban sampai harta pribadi. Pilihannya bergantung pada rencana pertumbuhan dan jumlah pemilik.
Apakah NIB sudah cukup untuk menjalankan usaha?
Untuk usaha berisiko rendah, NIB umumnya sudah menjadi izin usaha. Usaha dengan tingkat risiko lebih tinggi memerlukan sertifikat standar atau izin tambahan sesuai sektornya.
Apakah satu orang bisa mendirikan PT?
Bisa, melalui PT perorangan untuk usaha mikro dan kecil yang memenuhi kriteria sesuai ketentuan yang berlaku.
