
Struktur Modal & Pendanaan
Perjanjian pinjaman, konversi, dan jaminanLoan, convertible and security agreements
← Semua layanan ALLMAR Law & InvestmentAll ALLMAR Law & Investment services
Jawaban singkatShort answer
Perjanjian pinjaman, konversi, dan jaminan adalah layanan ALLMAR Law & Investment.Loan, convertible and security agreements is a service by ALLMAR Law & Investment.
Uang yang berpindah tangan tanpa dokumen yang jelas adalah sumber sengketa yang paling umum dalam dunia usaha. Pinjaman dari pemegang saham, dana dari investor yang kelak ingin menjadi pemegang saham, atau pinjaman antarperusahaan dalam satu grup semuanya memerlukan perjanjian yang tepat. Jasa pembuatan perjanjian pinjaman membantu Anda menuangkan kesepakatan itu dengan rinci, termasuk mekanisme konversi menjadi saham dan pengikatan jaminan yang sah.
Jenis perjanjian yang sering dibutuhkan
Perjanjian pinjaman biasa
Mengatur jumlah pinjaman, bunga, jangka waktu, jadwal pembayaran, dan akibat keterlambatan. Bentuk ini dipakai untuk pinjaman pemegang saham, pinjaman antarperusahaan, atau pinjaman dari pihak swasta. Pemberian pinjaman sebagai kegiatan usaha secara rutin kepada publik adalah kegiatan yang diatur dan diawasi, sehingga pinjaman antarperusahaan perlu dipastikan tidak masuk kategori kegiatan lembaga keuangan tanpa izin.
Perjanjian pinjaman konversi
Pinjaman konversi, sering disebut convertible loan atau convertible note, adalah pinjaman yang pada kondisi tertentu berubah menjadi saham perusahaan. Instrumen ini populer bagi perusahaan rintisan dan investor yang belum ingin menetapkan valuasi sekarang. Hal-hal yang harus diatur dengan cermat meliputi:
- Peristiwa pemicu konversi, misalnya putaran pendanaan berikutnya, jatuh tempo, atau penjualan perusahaan.
- Harga konversi, termasuk diskon terhadap harga putaran berikutnya dan batas valuasi.
- Pilihan investor bila konversi tidak terjadi sampai jatuh tempo: dilunasi atau dikonversi dengan harga tertentu.
- Hak investor sebelum konversi, seperti hak atas informasi.
Dari sisi hukum perseroan, konversi berarti penerbitan saham baru. Prosesnya memerlukan persetujuan RUPS, penyesuaian modal dalam anggaran dasar bila diperlukan, dan pemberitahuan kepada Kementerian Hukum sesuai UU 40/2007 tentang Perseroan Terbatas. Bila investornya asing, ketentuan bidang usaha dan penanaman modal asing juga harus diperhatikan. Perjanjian sebaiknya mewajibkan para pemegang saham lama mendukung proses ini.
Perjanjian jaminan
Jaminan memberi kepastian bagi pemberi pinjaman. Jenisnya bergantung pada objek:
- Hak tanggungan untuk tanah dan bangunan, berdasarkan UU 4/1996, dibuat dengan akta PPAT dan didaftarkan di kantor pertanahan.
- Jaminan fidusia untuk benda bergerak seperti kendaraan, mesin, persediaan, dan piutang, berdasarkan UU 42/1999, dibuat dengan akta notaris dan didaftarkan secara elektronik.
- Gadai saham atas saham dalam perseroan, dengan pencatatan dalam daftar pemegang saham.
- Jaminan perorangan atau jaminan perusahaan, yaitu kesediaan pihak ketiga menanggung utang bila debitur gagal bayar.
Pasal-pasal penting dalam perjanjian pinjaman
- Jumlah, tujuan penggunaan, dan cara pencairan dana.
- Bunga, cara perhitungan, dan waktu pembayaran.
- Jadwal pelunasan dan hak pelunasan lebih awal.
- Pernyataan dan jaminan debitur.
- Kewajiban dan larangan selama pinjaman berjalan, misalnya larangan menambah utang tertentu.
- Peristiwa cidera janji dan akibatnya.
- Jaminan dan cara eksekusinya.
- Hukum yang berlaku dan forum sengketa.
Bahasa perjanjian dan pihak asing
Bila salah satu pihak asing, perjanjian perlu memperhatikan ketentuan penggunaan bahasa Indonesia dalam perjanjian yang melibatkan pihak Indonesia. Praktik yang umum adalah perjanjian dwibahasa dengan ketentuan yang jelas tentang versi mana yang berlaku bila terjadi perbedaan tafsir. Pinjaman dari luar negeri juga dapat memiliki kewajiban pelaporan tertentu kepada otoritas, yang perlu diperiksa sesuai ketentuan yang berlaku.
Alur jasa pembuatan perjanjian pinjaman
- Pemahaman transaksi: siapa pemberi dan penerima dana, tujuan, jumlah, dan jaminan.
- Pemeriksaan kewenangan para pihak, termasuk persetujuan organ perusahaan dan persetujuan pasangan untuk jaminan atas harta bersama.
- Penyusunan term sheet dan draf perjanjian.
- Negosiasi dan revisi.
- Penandatanganan, pembuatan akta jaminan, dan pendaftarannya.
Kesalahan yang sering terjadi
- Pinjaman pemegang saham tanpa perjanjian sehingga statusnya diperdebatkan.
- Pinjaman konversi yang tidak mengatur harga konversi dengan jelas.
- Jaminan fidusia yang tidak didaftarkan, sehingga perlindungannya lemah.
- Jaminan atas harta bersama tanpa persetujuan pasangan.
- Tidak memeriksa apakah perjanjian kredit lain melarang pemberian jaminan tambahan.
Berapa lama dan faktor biaya
Perjanjian pinjaman sederhana bisa disiapkan dengan cepat, sedangkan pinjaman konversi dengan investor institusi atau paket jaminan yang kompleks memerlukan lebih banyak putaran. Biaya jasa dipengaruhi jumlah pihak, jenis jaminan, kebutuhan dwibahasa, dan negosiasi. Biaya notaris, PPAT, dan pendaftaran jaminan dibayar terpisah sesuai ketentuan.
Tips memilih penyedia jasa
Pilih penyedia yang memahami transaksi pendanaan sekaligus hukum jaminan dan perseroan, karena ketiganya saling terkait dalam satu paket dokumen.
Tim ALLMAR Law & Investment bagian Investasi, bersama ALLMAR Law, dapat membantu menyusun perjanjian pinjaman, pinjaman konversi, dan pengikatan jaminan yang sesuai dengan transaksi Anda.
Whether you are lending to an Indonesian company, borrowing from an investor, or putting in money that may later convert to shares, the documents matter as much as the commercial deal. A well-drafted loan agreement in Indonesia, supported by properly registered security, decides whether a lender can actually recover its money and whether a borrower keeps the flexibility it needs.
Core terms of a loan agreement in Indonesia
- Amount, purpose and drawdown conditions.
- Interest: rate, calculation, payment dates and default interest.
- Repayment: schedule, prepayment rights and fees.
- Representations and covenants: financial ratios, information duties, restrictions on new debt, dividends and asset sales.
- Events of default and the lender's remedies.
- Governing law, language and dispute resolution. Agreements with Indonesian parties are generally required to be in Indonesian under Law No. 24 of 2009, so bilingual documents are standard.
Related-party loans should also be documented on arm's-length terms for tax purposes, and offshore loans may need to be reported to Bank Indonesia.
Convertible loans
Convertible loans are popular with investors in growing Indonesian companies. The investor lends money that can convert into shares on agreed triggers, such as a later funding round or a maturity date. Key issues include:
- Conversion price or formula, including any discount or valuation cap.
- Triggers and the investor's right to choose repayment instead.
- Foreign ownership limits for the company's business lines, which may restrict conversion by a foreign investor.
- Corporate procedures needed to issue the new shares: shareholder approval, waiver of pre-emptive rights, amendment deed and ministry approval or notification.
Because conversion requires corporate action, the agreement should include commitments from existing shareholders to approve it, and the articles should not block it.
Security under Indonesian law
Hak tanggungan over land
Land and buildings are secured by hak tanggungan under Law No. 4 of 1996. The security deed is made before a land deed official (PPAT) and registered at the land office. Only registered security gives the lender priority and enforcement rights.
Fiducia over movable assets
Equipment, inventory, vehicles and receivables are usually secured by fiducia under Law No. 42 of 1999. The deed is made before a notary and registered online. Unregistered fiducia gives weak protection.
Pledge of shares
Shares in a PT are commonly pledged (gadai) to lenders. The pledge should be recorded in the company's shareholder register, and the articles may require shareholder approval.
Other credit support
Lenders may also ask for personal or corporate undertakings from shareholders, assignment of insurance proceeds, bank account pledges or cash collateral. Each has its own formalities.
How ALLMAR supports the documentation
- Term sheet that captures commercial terms clearly before drafting.
- Security review: checking title to the assets and existing encumbrances.
- Drafting and negotiation with ALLMAR Law of the bilingual loan or convertible agreement.
- Security documents prepared and signed before the notary or PPAT, and registered.
- Corporate approvals required by the articles and company law for borrowing and granting security.
- Closing checklist and post-closing filings, including any Bank Indonesia reporting.
Common mistakes
- Taking security without registering it.
- Convertible loans that ignore foreign ownership limits or corporate approval steps.
- English-only agreements with Indonesian parties.
- Missing spousal consent where an individual grants security over marital property.
- Covenants that are vague and difficult to enforce.
Time and cost factors
Simple loans can be documented in a short time; secured or convertible financings with multiple assets take longer. The number of assets, title condition, registration steps and the need for translation affect time and cost. Notarial, PPAT and registration fees are paid separately according to the regulations.
Documenting your financing properly
Good documentation protects both lender and borrower and prevents disputes when circumstances change. ALLMAR Law & Investment, through its investment practice at investment.allmar.co.id, can help you structure and document loans, convertible instruments and security in Indonesia.
Pertanyaan umumFAQ
Apa itu pinjaman konversi?
Pinjaman konversi adalah pinjaman yang dapat berubah menjadi saham perusahaan bila terjadi peristiwa tertentu, misalnya putaran pendanaan berikutnya, dengan harga konversi yang disepakati.
Apa bedanya hak tanggungan dan fidusia?
Hak tanggungan dipakai untuk tanah dan bangunan dan dibuat dengan akta PPAT, sedangkan fidusia dipakai untuk benda bergerak dan dibuat dengan akta notaris lalu didaftarkan secara elektronik.
Apakah pinjaman dari pemegang saham perlu akta notaris?
Tidak wajib. Perjanjian pinjaman bisa dibuat di bawah tangan, tetapi jaminan tertentu seperti fidusia dan hak tanggungan harus dibuat dengan akta sesuai ketentuan.
Apakah konversi pinjaman menjadi saham perlu RUPS?
Ya, penerbitan saham baru karena konversi memerlukan persetujuan RUPS dan penyesuaian data perseroan sesuai ketentuan UU Perseroan Terbatas.
