Due Diligence & Valuasi

Financial due diligence bersama akuntan mitraFinancial due diligence with partner accountants

← Semua layanan ALLMAR InvestmentAll ALLMAR Investment services

Jawaban singkatShort answer

Financial due diligence bersama akuntan mitra adalah layanan ALLMAR Investment.Financial due diligence with partner accountants is a service by ALLMAR Investment.

Angka di laporan keuangan adalah titik awal, bukan kesimpulan. Laba bisa terlihat tinggi karena ada pendapatan sekali waktu, biaya yang ditunda, atau transaksi dengan pihak terafiliasi. Jasa financial due diligence menguji angka-angka itu agar Anda tahu berapa laba yang benar-benar berkelanjutan, berapa utang yang sebenarnya, dan bagaimana arus kas perusahaan target bergerak.

ALLMAR menjalankan pemeriksaan ini bersama akuntan mitra. Bagian Investasi menyusun pertanyaan bisnis dan menghubungkan hasilnya dengan negosiasi, sedangkan akuntan mitra melakukan pengujian teknis atas pembukuan.

Siapa yang membutuhkan financial due diligence

Pemeriksaan ini relevan bagi siapa pun yang akan menaruh dana besar pada sebuah perusahaan yang tidak ia kelola sendiri. Contohnya calon pembeli saham mayoritas, investor yang masuk sebagai pemegang saham minoritas, mitra joint venture yang menyetor modal, hingga pemberi pinjaman yang ingin memahami kemampuan bayar debitur.

Penjual juga bisa memanfaatkannya. Vendor due diligence, yaitu pemeriksaan yang dipesan penjual sebelum usaha ditawarkan, membantu menemukan masalah lebih awal dan memperbaikinya sebelum pembeli menemukannya sendiri.

Financial due diligence berbeda dengan audit

Audit laporan keuangan oleh akuntan publik menghasilkan opini apakah laporan disajikan wajar sesuai standar akuntansi. Financial due diligence tidak memberikan opini semacam itu. Fokusnya adalah pertanyaan investor: apakah kinerja masa lalu bisa diulang, apa saja yang memengaruhi harga, dan risiko keuangan apa yang perlu diatur dalam perjanjian.

Karena itu, perusahaan yang laporan keuangannya sudah diaudit tetap layak diperiksa melalui financial due diligence, terutama untuk transaksi bernilai besar.

Fokus utama pemeriksaan

Kualitas laba (quality of earnings)

Laba dinormalisasi dengan mengeluarkan pos-pos yang tidak berulang atau tidak wajar, misalnya keuntungan penjualan aset, biaya pribadi pemilik, gaji keluarga yang tidak bekerja, atau diskon besar di akhir tahun untuk mengejar target penjualan. Hasilnya adalah laba yang lebih mencerminkan kemampuan usaha sebenarnya.

Modal kerja

Piutang, persediaan, dan utang dagang dianalisis untuk menentukan tingkat modal kerja normal. Angka ini sering dipakai sebagai patokan penyesuaian harga saat closing.

Utang dan kewajiban mirip utang

Selain pinjaman bank, diperiksa juga kewajiban yang tidak selalu tampak, seperti utang pajak yang belum dibayar, kewajiban imbalan kerja karyawan, uang muka pelanggan, dan jaminan yang diberikan untuk pihak lain.

Arus kas

Laba yang tinggi tidak berarti kas yang sehat. Pemeriksaan arus kas menunjukkan apakah perusahaan benar-benar menerima uang dari penjualannya dan berapa kebutuhan belanja modal untuk mempertahankan operasional.

Pajak

Kepatuhan pelaporan dan pembayaran pajak, posisi pemeriksaan pajak yang sedang berjalan, serta potensi koreksi pajak menjadi bagian penting karena kewajibannya dapat melekat pada perusahaan setelah Anda membeli sahamnya.

Alur kerja

  1. Penetapan ruang lingkup dan periode yang diperiksa, biasanya beberapa tahun terakhir ditambah periode berjalan.
  2. Permintaan data: buku besar, neraca saldo, rincian piutang dan utang, rekening koran, SPT, dan kontrak penting.
  3. Analisis oleh akuntan mitra dan diskusi dengan bagian keuangan perusahaan target.
  4. Penyusunan temuan dan penyesuaian, termasuk dampaknya pada valuasi.
  5. Penyerahan laporan dan sesi pembahasan dengan Anda, termasuk usulan perlindungan dalam perjanjian.

Tanda bahaya yang sering muncul

  • Penjualan melonjak tajam di bulan-bulan menjelang penjualan usaha.
  • Piutang menumpuk pada sedikit pelanggan dengan umur yang terus memanjang.
  • Rekening bank pribadi pemilik dipakai untuk transaksi usaha.
  • Selisih besar antara omzet di laporan keuangan dan omzet yang dilaporkan dalam SPT.
  • Persediaan tidak pernah dihitung fisik atau tidak cocok dengan catatan.

Persiapan bagi perusahaan target

Bila perusahaan Anda yang akan diperiksa, rapikan pembukuan lebih dulu: pisahkan transaksi pribadi, rekonsiliasikan rekening bank, dan siapkan penjelasan atas pos-pos yang tidak biasa. Persiapan ini sering memperbaiki persepsi pembeli dan mempercepat proses.

Berapa lama dan apa yang memengaruhi biaya

Lama pemeriksaan bergantung pada kerapian pembukuan, jumlah entitas yang diperiksa, dan periode yang dicakup. Biaya jasa dipengaruhi ruang lingkup (misalnya apakah pajak dan proyeksi ikut ditelaah), kedalaman pengujian, dan tenggat transaksi.

Tips memilih jasa financial due diligence

Pastikan akuntan yang terlibat memiliki kualifikasi yang sesuai dan independen dari perusahaan target. Mintalah laporan yang menyajikan dampak temuan pada harga, bukan sekadar daftar selisih angka. Koordinasi dengan pemeriksaan hukum dan operasional juga penting agar gambaran risikonya utuh.

Tim ALLMAR Law & Investment bagian Investasi dapat membantu Anda merancang ruang lingkup, berkoordinasi dengan akuntan mitra, dan menerjemahkan hasil financial due diligence menjadi posisi negosiasi yang jelas.

Financial due diligence in Indonesia answers a simple question that is often hard to resolve: are the numbers you were shown a fair picture of how the business really performs? Before you agree a price, you want to understand recurring earnings, cash generation, debt and tax exposure. That requires going behind the financial statements, not just reading them.

ALLMAR coordinates this work with partner accountants, including registered public accounting firms (KAP) where the assignment calls for one, while keeping the review focused on your investment decision.

Why financial due diligence in Indonesia deserves special care

Many privately owned Indonesian companies, especially family businesses, mix personal and business spending, keep separate books for tax and management purposes, or have never been audited. Related-party transactions with other companies owned by the same family are common. None of this is necessarily improper, but it makes headline profit figures unreliable as a basis for valuation.

Foreign buyers also need to understand how Indonesian accounting standards (SAK) and tax rules affect what they are buying.

What the review typically covers

Quality of earnings

Adjusting reported profit for one-off items, owner costs, non-market related-party pricing and accounting policy choices to arrive at sustainable earnings.

Revenue and customers

Testing revenue recognition, customer concentration, contract terms and churn, and reconciling sales to bank receipts and tax invoices.

Working capital

Reviewing receivables ageing, inventory levels and payables to set a normal working capital level, which often feeds into the price mechanism.

Net debt and debt-like items

Identifying bank loans, shareholder loans, leases, unpaid tax, employee benefit liabilities and other items that should reduce the equity price.

Tax exposure

Checking corporate income tax, VAT and withholding tax compliance, past tax audits and open assessments.

Cash flow

Comparing profit with actual cash generation, which reveals timing issues and capital spending needs.

How the work is organised

  1. Scoping with you. We agree the period to review, materiality, and the questions that matter most for your price and structure.
  2. Team selection. We engage partner accountants with the right sector experience and coordinate their work plan.
  3. Data collection. Ledgers, bank statements, tax returns and management accounts are requested through a data room.
  4. Analysis and management meetings. Accountants test the figures and discuss findings with the target's finance team.
  5. Report and deal implications. You receive an English report and a clear summary of how findings affect valuation, net debt adjustments and the warranties you should seek.

Typical issues uncovered

  • Management accounts that differ significantly from statutory financial statements.
  • Expenses paid personally by owners, or owner salaries not on the payroll.
  • Unrecorded obligations for employee severance and long-service entitlements.
  • VAT input credits claimed without proper tax invoices.
  • Large year-end sales that reverse in the following month.

Linking finance to legal findings

Financial and legal reviews work best together. A shareholder loan found by accountants needs to be checked for documentation; a dispute found by lawyers needs a financial estimate. ALLMAR keeps both streams connected so your negotiating position reflects the full picture.

Time and cost drivers

A financial review usually takes several weeks. Effort depends on the number of entities and years covered, the condition of the records, whether audited statements exist, the depth of tax work required and how quickly the target responds.

Tips for buyers

  • Ask for bank statements early; they are the most objective data available.
  • Agree definitions of debt and working capital before the review ends.
  • Use findings to shape specific warranties and indemnities, not only the price.

For foreign buyers

If your group reports under international standards, ask the accountants to explain the main differences from Indonesian standards that affect the target's figures, so your own finance team is not surprised after closing.

Making a better-informed offer

Financial due diligence does not remove risk, but it lets you price it. ALLMAR Law & Investment, through its investment practice at investment.allmar.co.id, can coordinate partner accountants and turn their findings into practical terms for your transaction.

Pertanyaan umumFAQ

Apa itu financial due diligence?

Financial due diligence adalah pemeriksaan keuangan perusahaan target untuk menilai kualitas laba, modal kerja, utang, arus kas, dan pajak sebelum transaksi investasi atau akuisisi.

Apakah financial due diligence sama dengan audit?

Tidak. Audit memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan, sedangkan financial due diligence menjawab pertanyaan investor tentang keberlanjutan kinerja dan risiko keuangan.

Apa itu normalisasi laba?

Normalisasi laba adalah penyesuaian laba dengan mengeluarkan pos yang tidak berulang atau tidak wajar, agar terlihat kemampuan usaha menghasilkan laba secara berkelanjutan.

Apakah pemeriksaan pajak termasuk dalam financial due diligence?

Biasanya ya, setidaknya pada tingkat kepatuhan pelaporan dan potensi kewajiban pajak. Telaah pajak yang lebih mendalam bisa ditambahkan sesuai kebutuhan.

Berlangganan info regulasi & tips usaha dari ALLMARSubscribe to ALLMAR regulation updates & business tips